Bagaimana Cara Melakukan Aktivitas Olahraga Senam Lantai Dengan Benar

Bagaimana Cara Melakukan Aktivitas Olahraga Senam Lantai Dengan Benar
Senam Lantai
Apa saja dan bagaimana cara untuk melakukan sebuah aktivitas olahraga senam lantai dengan benar? Mempraktikkan sebuah rangkaian gerak sederhana dalam sebuah aktivitas senam lantai untuk memerlukan proses dan juga latihan.

Untuk itu, Bacalah postingan ini dengan seksama! Awalilah latihan dengan berdoa dan juga melakukan sebuah pemanasan terlebih dahulu agar kegiatan Anda juga dapat berjalan dengan lancar.

Masih ingatkah Anda apa yang dimaksud dengan senam? Senam terdiri atas senam artistik dan juga senam ritmik. Pada bab ini, Anda juga akan mempelajari mengenai senam artistik. Senam artistik juga sering dikenal dengan senam lantai.

Senam lantai (bahasa Inggris : floor exercise) merupakan salah satu bagian dari rumpun senam yang juga dilakukan di atas matras dengan ukuran 12 x 12 meter yang juga terdiri atas sebuah gerakan mengguling, keseimbangan, lentingan, dan juga sebuah gerakan memutar di udara.

Alat yang juga digunakan merupakan sebuah palang sejajar, papan loncat, matras, dan juga boks senam.

Senam lantai disebut juga dengan sebuah latihan bebas karena pada saat melakukan sebuah senam lantai juga tidak menggunakan sebuah alat apa pun.

Gerakan pada senam lantai dimulai dari komposisi gerakan ringan, gerakan sedang, gerakan berat, dan juga sebuah gerakan akrobatik, yang juga mengandung gerakan ketangkasan, keluwesan, dan juga keseimbangan.

Macam - Macam gerakan senam lantai, antara lain :

  1. Guling ke depan (forward roll), 
  2. Guling ke belakang (backward roll), 
  3. Lompat harimau (tiger sprong), 
  4. Lenting tangan (hands stand overslag), 
  5. Meroda, 
  6. Lompat jongkok, 
  7. Lenting tangan putar (round off), 
  8. Lenting tangan ke belakang (flik flak), 
  9. Keseimbangan lutut berguling (squat roll), 
  10. Lompat kangkang (staddle vault), 
  11. Berdiri dengan kepala (kopstand), 
  12. Kayang (brug) sikap lilin, 
  13. Salto ke depan (summer vault), 
  14. Salto ke belakang (back summer vault), 
  15. Guling lenting (roll kiep), 
  16. dan lompat ikan (snuck).

Senam lantai dilakukan dalam sebuah rungan dan juga dapat dilakukan di sebuah lapangan rumput, Untuk dapat menjaga keamanan dan juga keselamatan peserta, maka juga digunakan matras. 

Hal-hal yang juga perlu untuk diperhatikan dalam mempelajari senam lantai sebagai berikut.

  1. Hendaknya selalu menggunakan matras.
  2. Matras harus diletakkan di atas tanah atau lantai yang rata dan juga aman dari bahaya.
  3. Letakkan matras jauh dari dinding atau benda-benda lain yang juga akan menyebabkan terjadinya sebuah benturan.
  4. Periksa matras dan juga keamanan di sekitarnya yangmungkin juga dapat mengganggu peserta didik.
  5. Pembelajaran yang dilakukan dari gerakan yang juga mudah dahulu atau tahap demi tahap.
  6. Sebelum melakukan sebuah pembelajaran senam lantai hendaknya juga melakukan senam pemanasan yang cukup.
  7. Peserta dilarang untuk melakukan pembelajaran sendiri di luar pengawasan orang dewasa, kecuali ada peserta yang juga dianggap juga dapat membantu dan juga menguasai sebuah gerakan senam lantai dengan benar.

Senam sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Ketika melakukan senam, semua anggota badan juga harus digerakkan.

Sebelum melakukan gerakan senam hendaknya juga berdoa terlebih dahulu dan juga melakukan pemanasan. Biasakan untuk berdoa sebelum melakukan sebuah kegiatan apa pun.

Ketakutan akan kegagalan merupakan sebuah perencanaan kegagalan itu sendiri. Seseorang yang selalu takut gagal juga tidak memiliki sebuah energi positif dan juga optimisme untuk berhasil.

Hal inilah yang pada akhirnya juga dapat melatarbelakangi terjadinya sebuah kegagalan. Seperti halnya dengan sebuah gerakan-gerakan senam, ada gerakan-gerakan yang juga tampak sulit untuk dilakukan.

Akan tetapi, dengan latihan yang benar kita juga akan dapat untuk melakukan sebuah gerakan yang sebekumnya juga tampak sulit tersebut. Oleh karenanya mari untuk bersikap optimis dalam hidup.